AIR TERJUN ROROKUNING,SAMBIL MELIHAT PATUNG EMAS
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu objek wisata di Jawa Timur yang memiliki beberapa tempat wisata yang menawan. Pesona indah tempat wisata, keasyikan situs bersejarah dan pesona budaya dan seni Kabupaten Nganjuk adalah alasan untuk mengunjungi lokasi ini.
Bersyukurlah kita tinggal di negara yang sangat kaya akan kekayaan alam di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Karena itu lah tidak kaget jika di Indonesia anda bisa menemukan banyak sekali tujuan wisata yang menarik, baik yang buatan manusia atau yang alami. Di provinsi Jawa Timur, ada sebuah kabupaten yaitu Nganjuk. Nganjuk sebagai salah satu destinasi favorit orang-orang untuk berlibur memiliki obyek wisata yang terbilang banyak dan pesonanya tidak perlu dipertanyakan lagi. Tempatnya yang berada di dataran tinggi juga memberikan suasana sejuk dan adem di kota ini, sehingga banyak orang betah menghabiskan waktu di Nganjuk. Salah satu destinasi wisata yang sayang jika anda lewatkan di sana adalah Air Terjun Roro Kuning.
Air Terjun Roro Kuning adalah salah satu obyek wisata air terjun di Jawa Timur yang berlokasi di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Sedikit kisah yang banyak diceritakan oleh penduduk lokal di sana jika pemberian nama Air Terjun Roro Kuning sendiri adalah sesuai dengan cerita miseri Roro Kuning Nganjuk. Konon katanya nama air terjun ini diambil dari cerita Dewi Ruting dan Dewi Roro Kuning. Dewi Ruting merupakan putri dari Kerajaan Dhoho, sedangkan Dewi Roro Kuning adalah putri Kerajaan Kadiri. Nama asli Ruting adalah Dewi Kilisuci sedangkan Roro Kuning adalah Dewi Sekartaji. Ketika kedua putri cantik tersebut jatih sakit, sayangnya di kerajaan tidak ada yang dapat menyembuhkan. Untuk sakitnya sendiri Runting sakit kuning dan Roro Kuning sakit gondok dan kulit. Demi mencari cara untuk menyembuhkan diri mereka, kedua putri raja itu mengembara keluar masuk hutan belantara, naik turun gunung dan akhirnya sampailah di lereng Gunung Wilis Desa Bajulan. Ketika sedang merenungi nasibnya sang putri bertemu dengan Resi Darmo dari Padepoan Ringin Putih desa Bajulan. Di sinilah kedua putri tersebut akhirnya dirawat dan diberi ramuan tradisional oleh sang Resi yang sakti. Dengan ramuan dedaunan, sakit putri raja akhirnya bisa sembuh. Dalam proses penyembuhannya, putri Runting dan Kuning sering mandi di air terjun yang kemudian diabadikan oleh sang Resi menjadi nama air terjun.
Saat anda sampai di obyek wisata tersebut anda bisa melihat patung Roro Kuning di pintu masuknya. Patung yang berwujud wanita itu seluruh tubuhnya dicat warna kuning keemasan. Di depan patung tersebut terdapat tulisan yang merupakan nama dari tempat wisata ini, Roro Kuning. Warna kuning pada patung tersebut hanya sebagai simbol wanita yang bernama Roro Kuning. Patung tersebut selain melambangkan, juga menyimpan cerita Air Terjun Roro Kuning yang terkenal hingga sekarang.
Dan ini bisa melihat vidio lebih jelasnya link:
https://youtu.be/qfFfNMozifo
vidio singkatnya:
No comments:
Post a Comment